Bolehkah Penderita Asam Urat Konsumsi Kacang Tanah?

Selama ini, kacang tanah selain disebut-sebut sebagai salah satu penyebab asam urat. Dari sinilah kemudian muncul pertanyaan, bolehkah mengkonsumsi kacang tanah bagi penderita asam urat? Agar lebih jelasnya mengenai pertanyaan tersebut, ada baiknya kamu cari tahu dengan menyimak ulasannya dibawah ini.

Kenali Penyebab Asam urat

Asam urat disebabkan karena adanya penumpukan kristal pada bagian persendian tubuh. Penyebab asam urat paling besar, yakni sekitar 90%, adalah ketidakmampuan ginjal dalam membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni. Penyakit ini biasanya menyerang mereka yang memiliki berat badan berlebih dan jarang melakukan pola hidup sehat setiap harinya.

Tidak hanya itu saja, penyebab lainnya adalah konsumsi purin dalam jumlah tinggi. Purin inilah yang dikonsumsi menjadi asam urat. Semua manusia memiliki zat purin dalam tubuhnya, namun jumlahnya dalam kadar normal. Jika purin berlebihan, maka ginjal akan kesulitan mengeluarkan zat ini. Akibatnya adalah kristal akan menumpuk di persendian. Apabila sudah menumpuk, maka akan terjadi pembengkakan. Selain itu, pembengkakan ini juga disertai dengan rasa nyeri yang meradang.

Ciri-ciri gejala asam urat antara lain rasa ngilu, linu, dan sering kesemutan. Sendi akan terasa nyeri saat bangun tidur atau menjelang tidur di malam hari. Rasa nyeri ini akan muncul berkali-kali dan biasanya menyerang sendi jari tangan, jari kaki, tumir, siku, lutut, dan pergelangan tangan. Bahkan jika dalam keadaan parah, kondisi badan semakin susah digerakkan.

Makanan Mengandung Asam Urat Tinggi

Profesor nutrisi klinis dari University of Texas Southwestern Medical Center di Dallas, Lona Sandon, mengungkapkan bahwa kerang memiliki tingkat asam urat tinggi. Maka dari itu, konsumsinya dibatasi 4-6 ons setiap hari. Makanan laut lain yang memiliki kadar asam urat tinggi adalah lobster, udang, dan kepiting, hingga beberapa jenis ikan seperti tuna, teri, dan ikan asin.

Selain makanan laut, pemicu asam urat tinggi lainnya adalah mengonsumsi daging merah berlebihan. Jenis daging merah ini antara lain daging sapi dan daging kambing. Sementara itu, daging putih kadar purinnya lebih rendah sehingga cukup aman dikonsumsi. Sedangkan, jeroan adalah pantangan yang harus dihindari,mengingat kadar purin yang begitu tinggi. Beberapa jenis jeroan yang wajib dihindari adalah limpa, otak, usus, hati, paru, dan ginjal.

Makanan lain yang sering disepelekan namun cukup berbahaya adalah gorengan. Termasuk pula makanan yang mengandung ragi berlebihan. Ragi ini biasanya terdapat dalam kue dan roti. Berikutnya adalah soft drink, terutama minuman yang mengandung fruktosa tinggi dan minuman bersoda.

Mitos atau Fakta Terkait Konsumsi Kacang Tanah Saat Asam Urat

Lalu, bagaimana dengan kacang tanah untuk penderita asam urat? Sebenarnya, kacang tanah adalah makanan yang juga dapat memicu asam urat. Namun, penderita asam urat masih dapat mengonsumsi kacang tanah. Meski begitu, harus dengan catatan, yakni sesuai dengan takaran normal dan tidak berlebihan.

Kacang tanah memang memiliki karakteristik sama dengan makanan penyebab asam urat lainnya, yakni mengandung purin. Menurut spesialis gizi klinik Dr Juwalita Suprasari SpGK, kacang tanah menjadi penyebab utama asam urat adalah mitos. Hal ini disebabkan, purin yang ada dalam kacang tanah masih dalam kadar yang aman. Sebenarnya, asam urat tinggi ada pada makanan seperti jeroan. Ungkap Dr Juwalita sebagaimana dilansir dari situs Viva.co.id.

 

Jadi, bagi kamu yang memiliki asam urat, masih boleh mengkonsumsi kacang tanah dalam kadar dan kondisi tertentu. Perlu diingat, selain dalam kadar tertentu, kamu juga harus mengimbanginya dengan pola hidup sehat untuk menghindari meningkatnya kadar asam urat.