Kamu masuk di Antara Gejala Ini? Tandanya Kamu Kecanduan Smartphone!

Kehadiran smartphone bertujuan untuk memudahkan kehidupan para penggunanya, terutama menyangkut komunikasi. Teknologi smartphone yang semakin canggih memungkinkan kamu tak hanya untuk menelepon atau mengirimkan pesan, tetapi juga melakukan panggilan video, mengakses media sosial, menonton film secara streaming, hingga melakukan aktivitas fotografi.

Namun, penggunaan smartphone yang tidak dibatasi bisa membuat kamu kecanduan, lho. Kira-kira apa saja gejala dari kecanduan smartphone? Cek di bawah ini, ya!

Merasa cemas saat tidak memegang smartphone

Salah satu kunci utama dari terjadinya kecanduan terhadap smartphone adalah timbulnya perasaan cemas. Kamu bisa mendadak merasa cemas hanya karena tidak memegang atau sedang jauh dari smartphone. Pada akhirnya smartphone sudah berada dalam genggaman, kamu masih saja merasa cemas sampai harus terus mengecek smartphone. Padahal sebenarnya tidak ada alasan khusus kenapa kamu melakukannya.

Pakai smartphone tidak pada tempatnya

Penggunaan smartphone pada momen-momen tertentu memang sangat dibutuhkan, misalnya untuk bekerja, menghubungi orang tua yang tinggal jauh dari kamu, atau mencatat hasil rapat di kantor. Namun, kalau kamu sudah menggunakan smartphone tanpa memedulikan tempat dan waktu, kemungkinan kamu sudah kecanduan.

Misalnya, kamu ngotot menonton film streaming sambil menyetir mobil, membawa smartphone ke kamar mandi, atau lebih memilih untuk main smartphone saat diajak mengobrol oleh orang lain. Ingat, hanya karena kamu bisa membawa smartphone ke mana pun, bukan berarti kamu harus terus menggunakannya.

Susah berkonsentrasi saat dekat dengan smartphone

Saat berada di dekat smartphone, kamu jadi susah berkonsentrasi untuk mengerjakan berbagai hal lain. Alhasil, pekerjaanmu jadi tidak kunjung selesai. Bahkan saat diajak mengobrol oleh orang lain pun kamu jadi susah paham dengan topik yang dibicarakan, karena lebih sibuk dengan smartphone di tangan.

Jika misalnya smartphone dijauhkan dari jangkauan, kamu justru berubah gelisah—seperti yang disebutkan pada poin pertama. Kalau sudah begini jadi serba salah, kan? Sebetulnya kamu tidak harus selalu berjauhan dengan smartphone agar tidak kecanduan kok. Kamu bisa coba meletakkan smartphone dengan posisi layar menghadap ke bawah. Dengan begitu, perhatianmu tidak akan teralihkan bahkan jika ada notifikasi muncul di layar.

Sering meninggalkan aktivitas lain

Wah, kalau sampai gejala ini kamu alami, tandanya kecanduan smartphone yang kamu rasakan sudah cukup serius. Kamu rela mengabaikan aktivitas lain hanya karena ingin menggunakan smartphone untuk hal lain yang sebetulnya kurang begitu penting. Misalnya, kamu batal berolahraga atau terlambat datang janjian, karena terlalu asyik bermain smartphone. Perangkat satu ini mulai mengambil alih sebagian besar waktu kamu sehari-hari.

Bangun tidur, yang dicari langsung smartphone

Nah, sepertinya gejala yang ini paling banyak ditemui di kehidupan masyarakat modern zaman sekarang. Memang, ada beberapa orang yang mengatur alarm pada smartphone dan meletakkannya di dekat kasur sebelum tidur. Tujuannya, agar bisa langsung terbangun begitu alarm berbunyi pada pagi hari. Namun, setelah mematikan alarm, bukannya bangun, mereka justru membuka smartphone untuk mengecek media sosial. Smartphone menjadi hal pertama yang mereka cari saat bangun tidur.

 

Tidak ada yang melarang kamu untuk menggunakan smartphone. Namun, ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Jika kamu mengalami salah satu gejala di atas, kemungkinan kamu sudah mulai kecanduan smartphone. Oleh sebab itu, agar tidak kebablasan, sebaiknya mulai sekarang coba batasi penggunaan smartphone. Daripada kecanduan smartphone, lebih baik kecanduan kacang Iyes dengan berbagai rasa menarik yang akan membuatmu ketagihan!