Kacang Panggang vs Kacang Goreng, Mana yang Lebih Sehat?

Sebagai salah satu jenis camilan yang disenangi, tidak mengherankan jika kacang diolah dalam berbagai macam bentuk. Dua jenis olahan kacang yang paling sering dikonsumsi adalah kacang panggang dan kacang goreng. Keduanya sama-sama menawarkan cita rasa yang lezat. Apalagi saat berkumpul bersama keluarga atau teman-teman, keberadaan kacang makin dibutuhkan untuk menghangatkan keadaan.

Tetapi, meskipun sama enaknya, kedua jenis kacang ini ternyata memiliki perbedaan, lho. Terutama dalam hal kesehatannya. Tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa kacang dapat menjadi penyebab kegemukan. Nah, lantas jenis kacang apa yang sebaiknya kamu konsumsi, kacang panggang atau kacang goreng? Berikut informasi lengkapnya!

Kandungan kacang panggang

Kamu pasti sering mendengar bahwa konsumsi kacang membawa manfaat bagi tubuh. Hal tersebut adalah benar, namun tetap bergantung bagaimana cara mengolahnya. Kacang panggang misalnya, jenis kacang ini sebenarnya cukup sehat. Namun, jika kamu membeli kacang panggang yang dijual di kemasan, sebenarnya kandungan kadar garamnya masih cukup besar. Kacang panggang kemasan juga biasanya dipanggang menggunakan minyak yang membuat kandungan lemak jenuhnya menjadi cukup tinggi.

Jika dilihat dari kalorinya, satu buah kacang panggang seberat 1 gram mengandung setidaknya 5 kalori dan 3 miligram sodium. Sedangkan jika dibandingkan dengan kandungan nutrisi kacang goreng, kalorinya sedikit lebih besar. Satu buah kacang goreng seberat 1 gram mengandungkan sedikitnya 6 kalori dan 8 miligram sodium. Meskipun kandungan kalori keduanya tidak jauh berbeda, namun tetap saja jika kamu mengonsumsi 50 butir kacang goreng, kamu akan mendapatkan 50 kalori tambahan jika dibandingkan dengan kacang panggang.

Kandungan kacang goreng

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, kandungan kalori dalam kacang goreng lebih besar jika dibandingkan dengan kacang panggang. Tidak hanya itu, kacang goreng juga memiliki kandungan kadar sodium yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kacang panggang. Perlu kamu ingat bahwa kadar sodium yang berlebih dalam tubuh bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Ditambah, kacang goreng juga mengandung lemak jenuh yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kacang panggang karena proses pengolahannya.

Perhatikan jumlah konsumsinya

Nah, sebenarnya jika dibandingkan kacang panggang memang lebih sehat dibandingkan kacang goreng. Namun meskipun demikian, tentu kamu tetap harus memerhatikan jumlah konsumsinya. Bukan berarti hanya karena kacang panggang lebih sehat, kamu dapat mengonsumsinya dalam jumlah besar dan berlebihan. Batasilah jumlah konsumsinya untuk mendapatkan berbagai manfaatnya kacang panggang secara lebih optimal.

Tidak berbeda dengan jenis makanan lain, mengonsumsi kacang juga sebaiknya tepat takaran. Anjurannya adalah sekitar 30 gram setiap hari. 30 gram kacang mengandung 160-200 kalori yang kebanyakan berasal dari lemak tak jenuh ganda maupun tunggal. Tidak hanya itu, kacang juga dapat menjadi salah satu sumber protein nabati yang cukup baik. Jika kamu mengonsumsi kacang panggang sesuai takaran, kamu tidak perlu terlalu khawatir dengan dampak-dampak negatif yang mungkin kamu khawatirkan seperti munculnya jerawat dan bertambahnya berat badan.

Manfaat kacang panggang

Kacang panggang memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah menjaga kesehatan jantung. Tidak hanya itu, kacang panggang juga mengandung berbagai nutrisi yang baik bagi tubuh seperti asam folat, niacin, vitamin E, dan mangan yang berkontribusi untuk meningkatkan kesehatan jantung. Selain itu, kandungan coenzyme Q10 dalam kacang juga menawarkan bantuan untuk terhindar dari arteri yang tersumbat.

Nah, selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, ternyata kacang panggang juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuhmu, lho. Seperti dikutip dari laman Boldsky, ada sejumlah manfaat sehat yang ditawarkan kacang panggang. Berikut informasinya:

  1. Menghindari batu empedu

Kacang panggang mengandung protein yang tinggi. Kandungan protein pada kacang panggang ini diketahui dapat membantu tubuh dalam mencegah pembentukan batu empedu. Jika kamu mengonsumsi kacang panggang secara teratur dengan takaran yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, manfaat menghindari batu empedu ini akan kamu dapatkan dengan maksimal.

  1. Mencegah Alzheimer

Alzheimer merupakan penyakit hilangnya ingatan secara bertahap yang bisa menyebabkan kematian. Hingga kini, belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit Alzheimer. Namun demikian, kamu dapat mencegahnya dengan mengonsumsi kacang panggang yang memiliki kandungan niacin yang tinggi. Kandungan tersebut dapat membantu memulihkan kerusakan sel otak yang ternyata berkaitan dengan penyakit Alzheimer.

  1. Membersihkan racun dalam tubuh

Kamu ingin agar dietmu sukses? Kamu bisa mengonsumsi kacang panggang yang terbukti dapat membantumu menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, sebagai sumber serat kacang panggang juga mampu membersihkan atau membilas racun di dalam tubuh sehingga membantumu lebih sehat.

  1. Mengatasi depresi

Sebagai kondisi emosional yang cukup menganggu, depresi tentu tidak bisa dianggap enteng. Nah, untuk itu kamu harus melakukan banyak hal untuk mengatasi depresi, salah satunya adalah dengan mengonsumsi kacang panggang. Kacang panggang mengandung zat tryptophan yang dapat membantu melawan depresi dengan membantu melepaskan serotonin yang dapat memerangi depresi.

Itulah informasi mengenai perbedaan tingkat kesehatan kacang panggang dibanding kacang goreng. Meskipun kacang panggang lebih sehat, namun kamu tetap harus memerhatikan takarannya. Pastikan jangan berlebihan. Semoga bermanfaat!