Benarkah Protein Kacang Tanah Lebih Tinggi dari Daging? Yuk, Simak!

Kacang dan daging sering kita jumpai hampir setiap hari. Keduanya merupakan makanan kaya nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Baik kacang-kacangan maupun daging sama-sama mengandung protein. Walaupun begitu, jumlah kandungan protein keduanya berbeda-beda.

 

Bahkan selama ini banyak yang beranggapan jika protein dari kacang memiliki kandungan lebih tinggi daripada daging, baik daging merah atau daging putih. Nah, maka dari itu agar lebih mengetahui kandungan protein keduanya serta kebaikannya, simak ulasannya di bawah ini.

Perbandingan Protein Kacang dan Daging

Untuk mengetahui berapa kandungan protein antara kacang dengan daging, sebaiknya kita perhatikan dulu perbandingan keduanya. Pada umumnya kacang mengandung nutrisi penting bagi tubuh kita seperti vitamin dan mineral. Begitu pula dalam daging, memiliki nutrisi untuk tubuh seperti protein dan kalori.

Banyak yang beranggapan bila protein yang dimiliki kacang lebih tinggi daripada daging. Hal ini memang ada benarnya. Baik kacang hijau, kedelai, kacang tanah semuanya memiliki sumber protein tinggi. Pada kacang hijau misalnya, jumlah protein yang terkandung adalah 8.7 gram tiap penyajian 100 gram. Sedangkan pada kacang tanah kandungan proteinnya mencapai 27%. Untuk kacang merah jumlah proteinnya 10 gram tiap 100 gram penyajian.

Sedangkan untuk kacang kedelai merupakan jenis kacang yang memiliki jumlah protein tertinggi yakni 20.8 gram tiap 100 gram penyajian. Bila dibandingkan dengan protein daging sapi yang memiliki protein sebesar 17.5 gram, jelas kedelai memiliki kandungan protein lebih tinggi.

Sebagian besar nutrisi dari kacang mengandung lemak. Namun, lemak ini adalah lemak yang baik sehingga sangat baik diperlukan oleh tubuh. Agar mendapatkan hasil maksimal, kamu perlu mengonsumsinya dengan jumlah takaran yang sudah dianjurkan. Yakni 30 gram per hari.

Jadi Sumber Protein Alternatif Selain Daging

Tidak setiap hari kita dapat memakan daging, karena terlalu banyak mengonsumsi daging akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Terutama meningkatnya kadar kolesterol. Selain itu, jika dibandingkan dengan dari segi harga kacang-kacangan lebih murah daripada daging. Di pasaran dengan uang Rp. 2.000 saja kamu bisa mendapatkan tempe atau kacang-kacangan jenis lainnya.

Bandingkan dengan harga daging sapi semisalnya yang bisa mencapai Rp. 100.000 per kilonya. Harga tersebut juga tidak stabil. Terutama menjelang hari-hari tertentu akan melonjak secara tajam. Maka dari itu, tidak diragukan lagi kalau segala jenis kacang-kacangan dapat menjadi sumber protein alternatif selain daging untuk dikonsumsi. Cara mengolah kacang-kacangan pun bisa dibilang lebih mudah dan simpel daripada daging.

 

Lebih Sehat untuk Tubuh

Daging memang baik untuk kesehatan, karena selain mengandung nutrisi berupa protein, vitamin dan niasin serta kalium. Di sisi lain daging, terutama daging merah mengandung kolesterol tinggi. Tidak ada salahnya kamu mengonsumsi daging namun agar makin sehat, dapat dikombinasikan dengan mengonsumsi jenis kacang-kacangan.

Kandungan proteinnya yang tinggi pada kacang diperlukan tubuh untuk meregenerasi sel kulit. Sel kulit mati inilah yang bisa mengganggu penampilan kamu. Protein pada kacang merah mengandung senyawa antosianin dan isoflavon. Senyawa ini baik untuk mengatasi masalah dini seperti munculnya kerutan dan kulit keriput. Memakan kacang-kacangan dengan jumlah dan takaran yang tepat juga dipercaya mengurangi risiko penyakit jantung.

Sudah tahu kan sekarang jumlah kandungan protein antara kacang-kacangan dengan daging? Yuk, jangan ragu untuk mengonsumsi kacang-kacangan mulai saat ini.